Finally, A Footprint

—–Original Message—–
From: Herry
To: ******, ****
Date: Sunday, March 19, 2000 8:54 AM
Subject: Re: Fw: Yang Perlu Saja deh !

—(Message deleted)—

…. dimana saya harus belajar ? Apakah anda seorang salik ?

—– Original Message —–
From: “******, ***
To: Herry
Sent: Sunday, March 19, 2000 10:16 PM
Subject: Mas Herry yth… (Was: Re: Fw: Yang Perlu Saja deh !

Assalaamu’alaikum.

Mas Herry yang baik,
Apa kabarnya hari ini?
Semoga dalam keadaan sehat jasmani dan ruhani, ya Mas.

Mas Herry yang baik,
Pertanyaan Mas Herry ini singkat tapi membutuhkan jawaban yang cukup panjang. Insya Allah,… suatu saat nanti bila DIA Yang Tercinta berkenan… akan saya coba menjawabnya, ya.

Sementara saya hanya bisa mengatakan bahwa ya, saya adalah salah seorang salik di sebuah thariqah.

Ini semua semata hanya karena Allah Ta’Ala Yang Penuh Cinta saja maka segala hal dalam hidup dan kehidupan ini terjadi.

Karena hanya DIA-lah sebaik-baik Guru, Sang Al-Haqq.

Boleh saya memberikan sedikit dorongan untuk Mas Herry, ya?…

Berdoalah dan bermunajatlah selalu kepada-Nya Sang Tercinta, tiap saat, tiap detik, tiap kesusahan, terlebih tiap kesenangan dan kebahagiaan. Kebahagiaan Sejati adalah kebahagiaan yang muncul tatkala diri ini sudah sampai pada taraf Mencintai dan Dicintai-Nya, Meridhoi (Ridho) dan Diridhoi-Nya. Itulah tahap Ma’rifatullah (Ma’rifat/mengenal Allah).

Bersabarlah selalu dan bersyukurlah selalu… atas apapun yang ‘sengaja’ DIA hadirkan ke dalam kehidupan kita ini, apapun itu…
Karena segala bentuk kesusahan maupun kebahagiaan adalah sungguh-sungguh merupakan ANUGERAH YANG TAK TERNILAI dari-Nya Sang Tercinta.

Mas Herry yang baik,
Kiranya demikian dulu dari saya, ya Mas.

Jazakallahu khairan.
Wassalaamu’alaikum.

*. ******

[-]

Finally, A Footprint

4 thoughts on “Finally, A Footprint

  1. habbah says:

    ” Berdoalah dan bermunajatlah selalu kepada-Nya Sang Tercinta, tiap saat, tiap detik, tiap kesusahan, terlebih tiap kesenangan dan kebahagiaan. Kebahagiaan Sejati adalah kebahagiaan yang muncul tatkala diri ini sudah sampai pada taraf Mencintai dan Dicintai-Nya, Meridhoi (Ridho) dan Diridhoi-Nya. Itulah tahap Ma’rifatullah (Ma’rifat/mengenal Allah).

    Bersabarlah selalu dan bersyukurlah selalu… atas apapun yang ’sengaja’ DIA hadirkan ke dalam kehidupan kita ini, apapun itu…
    Karena segala bentuk kesusahan maupun kebahagiaan adalah sungguh-sungguh merupakan ANUGERAH YANG TAK TERNILAI dari-Nya Sang Tercinta. ”

    o… jadi begitu…….
    bismillaah……

    ihdinash shiraatlal mustaqiim…….

  2. habbah says:

    ” Berdoalah dan bermunajatlah selalu kepada-Nya Sang Tercinta, tiap saat, tiap detik, tiap kesusahan, terlebih tiap kesenangan dan kebahagiaan. Kebahagiaan Sejati adalah kebahagiaan yang muncul tatkala diri ini sudah sampai pada taraf Mencintai dan Dicintai-Nya, Meridhoi (Ridho) dan Diridhoi-Nya. Itulah tahap Ma’rifatullah (Ma’rifat/mengenal Allah).

    Bersabarlah selalu dan bersyukurlah selalu… atas apapun yang ’sengaja’ DIA hadirkan ke dalam kehidupan kita ini, apapun itu…
    Karena segala bentuk kesusahan maupun kebahagiaan adalah sungguh-sungguh merupakan ANUGERAH YANG TAK TERNILAI dari-Nya Sang Tercinta. ”

    o… jadi begitu…….
    bismillaah……

    ihdinash shiraatlal mustaqiim…….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s