Tentang Tauhid: Imam An-Nifari

Dari Al-Mauqif wal Mukhatabah, Imam An-Niffari,
(dikutip dari sebuah catatan dari Zamzam Ahmad Jamaluddin).

Allah swt berseru kepada hamba-Nya:

Wahai hamba! Engkau tidak memiliki sesuatu pun, kecuali apa-apa yang telah Aku kehendaki untuk menjadi milikmu. Tidak juga engkau memiliki dirimu sendiri, karena Akulah Penciptanya! Tidak pula engkau sekedar memiliki jasadmu, karena Aku Sang Pembentuknya! Hanya dengan Pertolongan-Ku engkau dapat berdiri, dan dengan Kalimat-Ku engkau hadir di dunia ini.

Wahai hamba, katakanlah “Tiada Tuhan melainkan Allah!”, kemudian tegaklah berdiri di jalan yang benar, maka tiada Tuhan melainkan Aku! Dan tiada pula wujud yang sebenarnya wujud, kecuali untuk-Ku! Segala sesuatu yang selain Aku adalah dari buatan Tangan-Ku dan dari tiupan Ruh-Ku.

Wahai hamba! Segala sesuatu adalah kepunyaan-Ku, bagi-Ku, dan untuk-Ku! Jangan sekali-kali engkau merebut apa yang menjadi kepunyaan-Ku!

Kembalikan segala sesuatu kepada-Ku, niscaya akan Kubuahkan pengembalianmu dengan Tangan-Ku, dan Kutambahkan padanya dengan Kepemurahan-Ku. Serahkan segala sesuatu kepada-Ku, niscaya Kuselamatkan engkau dari segala sesuatu!

Ketahuilah, bahwa hamba-Ku yang terpercaya adalah yang mengembalikan segala sesuatu selain-Ku kepada-Ku! Tengoklah dengan pandangan tajam kepada-Ku, bagaimana cara-Ku melakukan pembagian, niscaya engkau akan melihat pemberian dan penolakan merupakan dua bentuk yang dinamakan, agar dengan demikian engkau dapat mengenal-Ku!

Hai hamba! Sesungguhnya engkau telah melihat Aku sebelum dunia ini terhampar, dan engkau mengenal siapa yang engkau lihat. Dan hanya kepada-Ku lah engkau akan kembali!

Kemudian Aku ciptakan segala sesuatu untukmu, dan Aku labuhkan tirai hijab atasmu, lalu engkau pun terhijab dengan tirai wujudmu sendiri, kemudian Aku menghijab engkau dengan diri-diri yang lain, yang mana diri-diri yang lain itu menyeru kepadamu dan kepada dirinya sendiri, dan kesemuanya itu menjadi hijab terhadap Aku!

Setelah semua hal itu, Aku pun akan kembali Dzahir, dari balik semua itu Aku akan memperkenalkan Diri-Ku. Aku katakan kepadamu, bahwa Aku-lah Sang Khaaliq, Aku-lah yang menciptakan segala sesuatu, dan bahwasanya Aku telah menjadikan engkau sebagai khalifah atas kesemuanya itu. Dan ketahuilah, bahwa semua hal itu hanyalah amanah atasmu, dan diwajibkan atas setiap pengemban amanah untuk mengembalikannya!

Maka telitilah dirimu, setelah engkau mempercayai-Ku, sudahkah engkau mengembalikan segala sesuatu itu kepada-Ku? Sudahkah engkau memenuhi perjanjian yang telah engkau buat dengan-Ku?

Hai hamba! Aku ciptakan segala sesuatu itu untukmu, maka bagaimana Aku akan rela kalau engkau peruntukkan dirimu bagi sesuatu itu! Sesungguhnya Aku melarang engkau untuk menggantungkan dirimu kepada sesuatu itu, karena Aku Maha Pencemburu padamu!

Hai hamba! Aku tidak rela engkau peruntukkan dirimu bagi sesuatu, walau harapanmu akan sorga sekalipun, karena Aku ciptakan engkau hanya untuk-Ku, di sisi yang tiada sisi, dan di mana yang tiada mana!

Aku ciptakan engkau atas pola Citra-Ku, seorang diri, tunggal, mendengar, melihat, berkemauan serta berbicara. Dan Aku jadikan engkau berkemampuan untuk mentajalikan Nama-nama-Ku, dan tempat untuk Pemeliharaan-Ku.

Engakau adalah sasaran Pandang-Ku! Tiada dinding penghalang yang memisahkan antara Aku dan engkau! Engkau adalah kawan duduk semajelis dengan-Ku, maka tiada pembatas antara Aku dan engkau

Hai hamba! Tiada diantara Aku dan engkau, antara. Aku lebih dekat kepadamu dari dirimu sendiri, Aku lebih dekat kepadamu dari ucapan lisanmu, maka pandanglah kepada-Ku, karena Aku senang memandang kepadamu.

[]

Tentang Tauhid: Imam An-Nifari

21 thoughts on “Tentang Tauhid: Imam An-Nifari

  1. empugandring says:

    Lama kutunggu postingnya mas….

    Sebuah kalimah yang sangat indah dan menyentuh sanubari, Sebuah kalimah yang menyadarkan diri pribadi untuk lebih mendengarkan pada diri sejati Sang Guru Sejati. Semoga bagi para pembaca yang lain dapat menggugah isi hati bahwa sesungguhnya Allahu ma’ana yang akan selalu menunjukkan pada kita jalan yang lurus dan agar selalu menjadikan kita termasuk golongan orang2 yang tidak merugi dan bersukur serta ikhlas.Amin.

    Selamat menunaikan ibadah puasa.

  2. Amat sangat menyentuh mas, ternyata amat sangat Pemurah Dia Ta’ala…
    Awal addiin adalah Ma’rifatullah.
    tapi cara untuk berma’rifat (dalam sisi lahiriah) gmn y mas?:?:
    Haturnuhn mas herry.
    Wilujeung shaum:smile:

  3. bluebayu says:

    Manusia adalah mahkluk
    Syurga pun mahkluk
    Manusia dicipta
    syurga pun dicipta

    Yang dicipta berkhendakkan kepada yang dicipta…..?
    Tentulah yang dicipta berhendakkan kepada PENCIPTA.

    Save your Soul……

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s