Ulasan Buku “Guru Sejati dan Muridnya”

guru sejati muridnya

Judul: Guru Sejati dan Muridnya
Karya: Bawa Muhaiyaddeen
Alih bahasa: Herry Mardian

“Sejengkal seorang hamba dekati Tuhannya, sehasta Tuhan akan datangi. Selangkah ia datangi, seribu langkah Ia akan berlari menjemput.”

Sebuah hadits (qudsi) yang sungguh menentramkan. Dia Maha Baik. Tapi begitulah agaknya bila seorang hamba‚Ķ kembali. Bila kita datang dan mengetuk, pasti Ia membukakan pintu. Bahkan sekerling lirikan, sejumput doa yang tulus, tak akan disia-siakan. Ia menarik, memikat, dengan segala cara. Dibuat-Nya kita betah berkumpul di sebuah pengajian, atau membaca berlama-lama tentang kebaikan, atau senang berderma diam-diam. Jika kita miskin, Ia akan cukupkan. Jika kita terlampau kaya, Ia pun akan cukupkan. Continue reading “Ulasan Buku “Guru Sejati dan Muridnya””

Advertisements
Ulasan Buku “Guru Sejati dan Muridnya”

“Cinta Tak Sampai, Terlunta-lunta, Menunggu” – Yunus Emre

Yunus Emre

Wahai diriku,
jalan yang ditempuh para
‘arif billah
lebih sulit terlihat bahkan dari yang paling samar.
Yang menghalangi jalannya Raja Sulaiman, adalah seekor semut. [1]

Siang malam air mata sang pecinta
mengalir tanpa henti
memerah darah
merindu Sang Terkasih.

“Kekasih yang cintanya tak kesampaian,
terlunta-lunta kesana-kemari,
menunggu cintanya berbalas,” [2] kata mereka kepadaku, dulu.

Continue reading ““Cinta Tak Sampai, Terlunta-lunta, Menunggu” – Yunus Emre”

“Cinta Tak Sampai, Terlunta-lunta, Menunggu” – Yunus Emre

Ibadah dan Khalwah

“Khalwah (menyendiri bersama Allah) dan ibadah saling berdampingan. Jika salah satu tiada, maka yang lainnya tiada pula.” – Imam An-Nifari.

Jadi, meski seseorang sedang melakukan ibadah, namun sesungguhnya bukan ibadah jika dalam melakukannya hati tidak sedang bersama Allah.

Sebaliknya, jika secara perilaku mungkin tampak tidak sedang melakukan ibadah, atau sedang bersama orang banyak, namun ketika itu hatinya sedang bersama Allah, itu adalah ibadah.

Ibadah dan Khalwah

Dare Not To Say

prayer

Dare not to say, “I am safe”
for every step you take, could be your very mistake
every name could easily be the enemy you hate
each and every fortune can surely push you down the grave

While living and dying has lost their meaning
and your dying self must live among the living
with every hour is your own stone or flower striking
fear and hope become the names of your wing

Herry Mardian, 28092011, 09.50 AM.

Gambar: “Child Praying”, taken from Ryan Haus Album

Dare Not To Say

Lailatul Qadr

Al-Qadr

: :

Assalaamu alaikum,

Apakah Lailatul Qadr itu turunnya bersamaan untuk semua orang? Ataukah merupakan pencapaian spiritual puncak dalam Ramadhan sehingga tidak turun bersamaan untuk semua orang, mungkinkah malam ini adalah malam puncak rasa peng-a’bud-an?

Jika seorang manusia sanggup berpuasa secara total seperti yang dicontohkan Rasulullah, tentunya dengan ijin Allah pula Ia akan bertemu pada masa ini pada masa akhir bulan penyucian. Pikiran ini mengganggu saya dan saya sudah cari-cari referensi namun belum Allah ijinkan untuk menemukan referensi yang bisa menjawab.

Terima kasih sebelumnya.

W

Continue reading “Lailatul Qadr”

Lailatul Qadr

“Di Balik Tirai Dirimu” – Mahmud Shabistari

Mahmud Shabistari

Shadr-mu, kosongkan.
Layakkan ia bagi kediaman Yang Tercinta
Saat dirimu tak lagi tinggal di sana, Dia ‘kan datang
Lalu di balik diri mu: tirai yang menutupi engkau dari-Nya,
di dalamnyalah keindahan-Nya akan Dia tampilkan.

Mahmud Syabistari
Terjemahan oleh Herry Mardian.
Continue reading ““Di Balik Tirai Dirimu” – Mahmud Shabistari”

“Di Balik Tirai Dirimu” – Mahmud Shabistari